Branding Mobil

Pernahkah Anda mendengar istilah branding mobil? Mungkin istilah ini cukup asing di telinga Anda. Namun kenyataannya, Anda sudah sangat familiar dengan hal yang satu ini. Ketika Anda melihat sebuah mobil yang dibungkus stiker dengan desain tertentu pada sebagian atau keseluruhan bodi, inilah yang dimaksud dengan car branding atau branding mobil.

Pada dasarnya car branding merupakan suatu langkah yang bisa ditempuh untuk memberikan identitas tertentu pada kendaraan. Cara yang dipakai adalah dengan membungkus mobil dengan stiker yang dibuat dari bahan khusus. Stiker tersebut didesain sesuai kebutuhan sehingga dapat memberikan informasi kepada para pembaca seperti untuk iklan atau untuk penanda inventaris suatu lembaga.

Ketika Anda menyaksikan branding mobil partai atau perusahaan di jalanan, ini merupakan salah satu cara untuk membuktikan eksistensi mereka kepada masyarakat. Ini juga menjadi cara yang tepat untuk menarik simpati dari publik.

Manfaat Branding Mobil

Sekarang ini banyak dijumpai kendaraan yang digunakan sebagai media untuk mempromosikan sesuatu. Anda bisa dengan mudah menemukan branding mobil box atau bahkan bus. Bodi kendaraan yang ditutup oleh stiker tentunya menjadi sarana yang tepat karena mobilitasnya yang cukup tinggi serta mudah dibaca oleh orang lain. Dengan kata lain, car branding menjadi salah satu terobosan baru untuk promosi.

Inilah manfaat yang ditawarkan oleh car branding. Anda bisa mengiklankan produk tanpa harus menyewa papan iklan atau suatu tempat khusus. Selain efisien, cara promosi seperti ini juga dianggap lebih efektif karena mudah dibaca dan dijumpai oleh masyarakat. Hanya dengan mendesain stiker mobil sesuai kebutuhan, kendaraan Anda sudah berubah menjadi media iklan bergerak.

Ternyata car branding tidak hanya bermanfaat sebagai media iklan. Lebih jauh lagi, membungkus kendaraan dengan stiker tertentu ternyata juga dapat melindungi cat mobil dari kerusakan. Kendaraan yang melaju biasanya rawan terkena lecet akibat kerikil. Dengan lapisan stiker tersebut, cat mobil jadi lebih terlindungi. Selain itu, mobil akan terlihat seperti mobil baru ketika Anda membuka stiker.

Pilihan Bahan Stiker Mobil Branding

Stiker yang digunakan untuk branding mobil perusahaan biasanya menggunakan bahan khusus. Bahan tersebut harus memenuhi beberapa sifat seperti mudah dilepas, fleksibel dan mudah dipasang. Sifat mudah dilepas merupakan aspek penting karena hal ini tentunya memudahkan Anda jika ingin mengganti stiker lama dengan stiker baru.

Sedangkan sifat fleksibel berarti stiker branding harus mampu mengikuti lekukan kendaraan. Bahan yang fleksibel akan memberikan hasil sempurna pada pelapisan bodi mobil. Apabila Anda ingin menutup bagian kaca, stiker kaca yang digunakan juga wajib mempunyai sifat yang sama.

Setelah mengetahui sifat yang harus dimiliki oleh stiker branding, hal selanjutnya yang perlu anda perhatikan adalah tentang jenis bahan. Ada beberapa pilihan bahan stiker yang biasa digunakan sebagai pelapis mobil. Berikut ini adalah variasi bahan stiker yang cocok untuk melakukan branding pada mobil Anda.

1. Ritrama

Bahan yang satu ini cukup populer digunakan untuk car branding. Ada berbagai alasan yang membuat Ritrama banyak dipilih sebagai lapisan yang tepat untuk mobil. Selain karena harga terjangkau, bahan stiker ini juga sangat mudah ditemukan. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika ingin menggunakan bahan ini dalam jumlah yang banyak.

Meskipun demikian, bahan stiker Ritrama juga mempunyai kekurangan. Bahan ini cenderung tipis sehingga cukup sulit untuk melakukan printing desain. Alhasil, stiker ini nampak tidak terlalu bagus pada mobil Anda. Tidak hanya itu, Ritrama juga lebih mudah pudar. Sifat ini kurang sesuai digunakan pada mobil yang sering terkena panas dan hujan.

Kekurangan bahan stiker ini ternyata juga terletak pada bahan perekat yang digunakan. Bahan perekat tersebut tidak awet sehingga mudah mengelupas dari bodi mobil. Sebagai akibatnya, Anda perlu mengganti stiker dalam jangka waktu yang relatif singkat. Meskipun terhitung murah pada saat pemasangan, namun penggantian berulang kali membuat Anda perlu merogoh kantong lebih dalam.

2. Oracal

Bahan stiker yang digunakan untuk mobil branding selanjutnya adalah oracal. Jenis yang satu ini bersifat tidak memantulkan cahaya sehingga warna tidak akan berubah apabila terkena cahaya. Oracal menjadi salah satu bahan stiker yang banyak digunakan karena menawarkan berbagai macam keunggulan.

Oracal terbuat dari bahan yang cukup lentur sehingga mudah dipasang. Hal ini juga yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil lapisan yang bagus meskipun pada setiap lekukan bodi mobil. Selain lentur, bahan ini juga mempunyai kualitas tinggi. Tidak heran karena oracal merupakan produk stiker yang diproduksi oleh Jerman. Anda bisa menemukan jenis doff dan glossy untuk bahan yang satu ini.

3. Scotchlite

Scotchlite juga menjadi bahan stiker yang paling banyak digunakan untuk branding mobil Jazz atau lainnya. Meskipun tipis, bahan ini mengandung glitter sehingga terlihat cantik apabila terkena cahaya. Selain itu, scotchlite juga terlihat keren pada malam hari. Bahan ini merupakan pilihan yang tepat bagi Anda yang ini melakukan promosi dengan cara yang menarik.

Teknik Pemasangan Stiker Branding Mobil

Melakukan branding mobil nyatanya bukan perkara yang mudah. Ada beberapa tahapan yang perlu dilalui sebelum membungkus bodi mobil dengan stiker tertentu. Pertama, Anda perlu menentukan desain yang sesuai. Dalam artian, Anda perlu menyesuaikan desain dengan kebutuhan serta jenis mobil yang digunakan. Branding mobil Avanza tentu saja menggunakan desain yang berbeda dengan Grand Max.

Setelah mendapatkan referensi desain, Anda perlu mencoba untuk mengaplikasikannya pada mobil. Tenang saja, Anda bisa melakukan percobaan ini mengunakan software khusus sehingga tidak perlu takut melakukan kesalahan fatal. Pastikan desain sudah benar-benar sesuai sebelum dilakukan pencetakan. Setelah dicetak, tentunya stiker siap untuk dipasang.

Berikut ini adalah teknik pemasangan yang biasa digunakan untuk branding mobil Grand Max dan berbagai jenis mobil lainnya.

1. Teknik Kering

Teknik ini cenderung lebih susah karena membutuhkan ketelitian yang tinggi. Sedikit kesalahan bisa berakibat fatal dan perlu dilakukan penempelan ulang. Dalam melakukan teknik kering, Anda perlu meletakkan stiker pada bagian yang diinginkan. Stiker tersebut kemudian dijepit menggunakan magnet. Setelah dirasa tepat, lapisan stiker akan dikelupas sedikit demi sedikit secara hati-hati.

Dalam melepaskan stiker, perlu dilakukan penggosokan secara perlahan-lahan untuk memastikan stiker bisa terpasang dengan baik. Meskipun terlihat lebih rumit, namun teknik yang satu ini tidak membutuhkan waktu yang lama.

2. Teknik Basah

Anda juga bisa melakukan branding mobil APV atau mobil lainnya dengan teknik basah. Sesuai dengan namanya, teknik ini menggunakan air dalam proses pemasangannya. Stiker yang telah dicetak nantinya akan disemprot air kemudian dipasang pada bodi mobil. Stiker dengan kondisi basah ini sangat muadh digerakkan sehingga mudah diatur.

Gosok perlahan untuk menempelkan stiker pada bodi. Meskipun lebih mudah jika dibandingkan dengan teknik kering, namun teknik yang satu ini memakan waktu yang cukup lama. Selain itu, terlalu banyak air pada lapisan stiker juga membuat hasil akhirnya terlihat kurang bagus.

Jadi, jika Anda ingin melakukan promosi atau sekedar menarik simpati dari masyarakat, gunakan branding mobil untuk cara yang efektif dan efisien. Tanpa perlu mengeluarkan biaya yang banyak dari pemasangan iklan, media promosi ini menawarkan terobosan baru dengan hasil yang luar biasa.